PM Malaysia Kecam Israel Tahan Aktivis Gaza Flotilla

Logo Tempo

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mencela Israel yang menahan lebih dari 100 aktivis kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 pada Senin 18 Mei 2026.

“Tindakan yang dilakukan terhadap misi bantuan kemanusiaan tersebut bukan saja melanggar hak asasi manusia dan hukum internasional, tetapi juga memperlihatkan kesewenang-wenangan rezim Zionis dalam menutup akses bantuan, membungkam suara kemanusiaan, serta menindas siapa pun yang bangkit mempertahankan dan membela rakyat Palestina,” tegas Anwar Ibrahim dalam pernyataan di Kuala Lumpur seperti dilansir Di antara.

Anwar menyatakan dari seratusan aktivis yang ditahan itu terdapat 16 aktivis dari Malaysia yang ikut ditawan.

Malaysia mengecam keras tindakan tersebut dan menuntut jaminan keamanan serta pembebasan segera seluruh aktivis.

Anwar menekankan dunia tidak boleh terus-menerus tunduk pada kezaliman. Menurut dia penindasan terhadap rakyat Palestina dan terhadap mereka yang menggalang serta membawa bantuan kemanusiaan harus segera dihentikan.

“Israel harus mempertanggungjawabkan tindakannya,” tegas Anwar Ibrahim.

Ini bukan pertama kali Anwar Ibrahim mengeluarkan pernyataan keras atas aksi Israel terhadap aktivis kapal kemanusiaan flotilla. Dalam insiden penahanan sebelumnya Anwar juga secara langsung bersuara mengecam aksi militer Israel terhadap para aktivis.

Anwar Ibrahim juga tak segan berdialog dengan para pemimpin negara sahabat dalam upaya membebaskan para aktivis tersebut.

Sebagai informasi, Israel kembali menahan aktivis kapal flotilla bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Dalam rombongan yang ditahan itu terdapat juga aktivis warga negara Indonesia, termasuk dua wartawan Republik dan satu jurnalis waktu TV.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI terus berupaya memastikan keselamatan para warga negara Indonesia (WNI) peserta Global Sumud Flotilla ke Jalur Gaza yang terdampak pencegatan oleh pasukan Zionis Israel.

Pada 29 April, pasukan Israel juga menyerang armada Global Sumud Flotilla di lepas pantai pulau Kreta, Yunani.

Tautan sumber