MANILA, Filipina — Tim penuntut Dewan Perwakilan Rakyat untuk sidang pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte meminta Senat untuk mempertimbangkan kembali jadwal persidangan pada 6 Juli.
Jadwalnya bersifat tentatif.
“Dalam pandangan kami, tanggal 6 Juli masih lama. Konstitusi sangat jelas bahwa sidang pemakzulan harus segera dilanjutkan,” kata Alonto Adiong dalam keterangannya, Rabu.
Sementara itu, Perwakilan Distrik 1 Lanao del Sur Zia Alonto Adiong, salah satu juru bicara tim penuntut DPR mengapresiasi para senator yang menentang usulan untuk mengizinkan partisipasi online dalam sidang pleno Senat.
“Kami sepenuhnya menghormati Senat sebagai lembaga independen, tetapi kami sangat yakin bahwa proses pemakzulan memerlukan kehadiran pribadi, akuntabilitas pribadi, dan perhatian penuh dari setiap senator-hakim,” kata Perwakilan Distrik 1 Lanao del Sur Zia Alonto Adiong, salah satu juru bicara panel penuntut DPR, dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.
“Tidak ada…situasi luar biasa saat ini yang membenarkan partisipasi online, terutama ketika sidang pemakzulan semakin dekat,” kata Alonto Adiong dalam bahasa Filipina dan Inggris.
“Kami mengapresiasi pihak-pihak yang tegas membela keutuhan dan kekhidmatan lembaga serta proses pemakzulan. Penting agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kita tetap terjaga,” ujarnya.













