TEMPO.CO, Jakarta – Laga terakhir Pelatih Pep Guardiola menangani Manchester City berakhir dengan kekalahan. The Citizens kalah 1-2 dari Aston Villa pada laga pekan ke-38 Liga Inggris musim 2025/26, di Etihad Stadium, Minggu.
Antoine Semenyo memberi City keunggulan lebih awal. Namun, dua gol penyama kedudukan dari Ollie Watkins merusak momen emosional yang mengakhiri satu dekade kepemimpinan manajer asal Spanyol tersebut.
Hasil ini membuat Manchester City finis sebagai runner-up di belakang Arsenal dengan 78 poin. Bagi Aston Villa, kemenangan ini memastikan posisi keempat klasemen dan memastikan satu tempat Liga Champions musim depan, menyusul kejayaan mereka sebelumnya di Liga Europa, demikian catatan laman resmi Liga Inggris seperti dilansir dari Antara. Di antara.
Pertandingan
Manchester City pun langsung tampil agresif untuk memberikan ucapan selamat tinggal yang manis kepada manajernya. Dominasi tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-23 melalui gol ke-17 Antoine Semenyo musim ini, memanfaatkan sepak pojok dengan tendangan voli yang ditempatkan dengan baik.
City terus mendominasi babak pertama dengan penguasaan bola yang dominan. Di sisi lain, Aston Villa terus mengancam lewat serangan balik cepat. City mempertahankan keunggulan 1-0 hingga turun minum.
Situasi berubah drastis selepas jeda. Aston Villa langsung menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-47 setelah Ollie Watkins memanfaatkan umpan buruk John Stones untuk menaklukkan kiper James Trafford.
Pertengahan babak kedua, momen emosional terjadi ketika kapten Bernardo Silva digantikan oleh Guardiola dan diberi guard of honour oleh rekan satu timnya di pinggir lapangan.
Nasib City datang pada menit ke-61. Ollie Watkins kembali mencetak gol setelah berhasil lolos dari jebakan offside. Gol tersebut awalnya dianulir oleh hakim garis, namun VAR mengizinkannya karena Ruben Dias membuat Watkins tetap onside. Villa kemudian unggul 2-1.
Manchester City terus menekan hingga sisa pertandingan. Phil Foden sempat mencetak gol di masa tambahan waktu, namun dianulir karena offside. Peluit akhir pun akhirnya dibunyikan, memastikan kekalahan City sekaligus mengakhiri era keemasan Pep Guardiola di Etihad dengan catatan pahit.
Baca: Man City Akan Bangun Patung Guardiola, Ganti Nama Stand untuk Menghormatinya













