Indonesia akan membangun pusat olahraga nasional secara besar-besaran di Bogor, Jawa Barat

Indonesia to build massive national sports center in Bogor West Java

Bogor, Jawa Barat (ANTARA) – Kementerian Pemuda dan Olahraga menyatakan kawasan pusat olahraga nasional yang ditetapkan di Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akan dilengkapi fasilitas olahraga berstandar internasional, mulai olahraga akuatik hingga dayung.

Sekretaris Kementerian Gunawan Suswantoro mengatakan Akademi Olahraga Nasional dan Pusdiklat Timnas akan dibangun untuk mendukung pengembangan 21 cabang olahraga prioritas yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.

“Tujuannya untuk melatih atlet-atlet terpilih menjadi atlet kelas dunia,” ujarnya, Senin.

Seluruh sarana dan prasarana olahraga akan dibangun secara terpadu di atas lahan seluas 500 hektare yang diperuntukkan pemerintah pusat di kawasan Candali-Cimulang, Kecamatan Rancabungur.

Menurut dia, fasilitas yang ada tidak hanya berupa arena kompetisi dan latihan, tetapi juga pusat pendidikan, penelitian olahraga, dan asrama atlet. Sarana olah raga yang disediakan antara lain cabang olahraga akuatik, atletik, bulu tangkis, panjat tebing, sepak bola, pencak silat, dan dayung yang semuanya masuk dalam 21 cabang olah raga unggulan nasional.

Selain itu, kawasan tersebut juga akan dilengkapi dengan sekolah khusus atlet tingkat SD, SMP, dan SMA untuk mendukung pembinaan atlet muda dalam jangka panjang.

Suswantoro mengatakan atlet-atlet yang masuk akademi olahraga akan diambil dari seluruh tanah air melalui proses seleksi yang fokus pada potensi dan prestasi di cabang olahraga masing-masing.

Pembangunan pusat olahraga nasional diperkirakan menelan biaya sekitar Rp5 triliun (US$277 juta) selama periode tiga tahun. Tahun ini, pemerintah pusat fokus pada sinkronisasi perencanaan dan administrasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan pembangunan yang efektif dan efisien.

Pembangunan fisik dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2027 dan berlanjut hingga tahun 2028, dengan target penyelesaian pada awal tahun 2029.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, total lahan yang disiapkan sekitar 750 hektare, terdiri dari 500 hektare dikelola Kemenpora dan sekitar 250 hektare dialokasikan untuk Kementerian Pertahanan.

“Sisanya yang 250 hektare akan digunakan untuk perluasan lahan Kopassus (pasukan khusus TNI Angkatan Darat) dan pembangunan universitas,” ujarnya.

Berita terkait: Kementerian menargetkan selesainya pembangunan pusat olah raga nasional di Bogor pada tahun 2029

Berita terkait: Menteri Olahraga tetap teguh pada efisiensi anggaran di tengah pemotongan program

Translator: M. Fikri Setiawan, Resinta Sulistiyandari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Tautan sumber