Prabowo mengawali kunjungan kenegaraan Prancis dengan upacara di Elysee

Prabowo begins France state visit with Elysee ceremony

Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto disambut oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron di Istana Elysee pada Kamis saat memulai kunjungan kenegaraan yang bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral.

Prabowo tiba di istana dengan sedan putih di bawah pengawalan negara, menurut siaran langsung dari Sekretariat Presiden Indonesia.

Presiden Indonesia mengenakan jas abu-abu yang dipadukan dengan a memanggangtopi tradisional Indonesia, dan kacamata hitam saat upacara penyambutan.

Lagu kebangsaan Indonesia, “Indonesia Raya,” diperdengarkan terlebih dahulu, dan Prabowo memberi hormat sebelum lagu kebangsaan Prancis, “La Marseillaise,” menyusul.

Usai upacara, Prabowo memperkenalkan anggota delegasinya, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, dan Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto.

Also joining the delegation were Prabowo’s son Ragowo Hediprasetyo, widely known as Didit Hediprasetyo, and Cabinet Secretary Teddy Indra Wijaya.

Prabowo kemudian mengikuti parade militer dengan menggunakan kendaraan komando ACMAT, yang biasa digunakan untuk mengunjungi kepala negara dan tamu resmi yang berkeliling Istana Elysee.

Kunjungan tersebut menyusul undangan Macron yang sebelumnya sempat ditunda.

Selama perjalanan Prabowo sebelumnya ke Paris bulan lalu, Macron mengundangnya untuk kembali dan mengusulkan penjadwalan ulang kunjungan tersebut pada akhir Mei.

Prabowo selanjutnya menjadwalkan kunjungan kenegaraan pada pekan ini.

Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kerja sama politik, ekonomi, dan strategis antara Indonesia dan Perancis.

Berita terkait: Prabowo dari Indonesia tiba di Prancis untuk kunjungan kenegaraan

Berita terkait: Presiden Prabowo merayakan Idul Adha bersama masyarakat Indonesia di Paris

Translator: Maria Cicilia Galuh Prayudhia, Yashinta Difa
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Tautan sumber