Jakarta, CNN Indonesia —
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melayat Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh di RSUD Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (8/5), usai korban meninggal akibat musibah kebakaran di kediamannya.
Amran disebut menjadi salah satu pelayat pertama yang datang ke rumah sakit setelah menerima kabar wafatnya Haerul. Ia juga ikut mengantar jenazah menuju ambulans.
Berdasarkan keterangan resmi, Haerul meninggal setelah kebakaran terjadi saat proses renovasi rumah berlangsung. Api disebut muncul secara tiba-tiba ketika korban sedang mengawasi pekerjaan renovasi.
IKLAN
GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI
“Mentan Amran mendengarkan kronologis singkat kejadian kebakaran dari asisten rumah tangga, kejadian begitu cepat tatkala korban sedang mengawasi beberapa orang yang sedang memproses renovasi. Tetiba api membesar dan asap hitam tidak dapat dihindarkan,” demikian isi pernyataan tersebut.
Amran menyampaikan duka cita atas meninggalnya Haerul yang dikenalnya sebagai sosok sederhana dan berdedikasi dalam menjalankan tugas negara.
“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh. Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Amran.
Menurut dia, Haerul merupakan figur yang selalu mengedepankan profesionalisme dan kepentingan bangsa dalam setiap tugas yang dijalankan.
“Beliau sosok yang sangat menghargai kerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah banyak mengabdikan diri untuk Indonesia,” katanya.
Amran juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat yang terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Semoga almarhum husnul khatimah diampuni segala dosa dan kesalahannya, dilapangkan kuburnya, dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan, ujarnya.
Haerul Saleh diketahui menjabat sebagai Anggota IV BPK RI sejak April 2022. Sebelum masuk BPK, ia merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tenggara dan bertugas di Komisi XI.
(dari/dalam)
Menambahkan
sebagai pilihan yang disukai
sumber di Google













