Pemdes Air Kati Melakuakn BLT DD Tahap Satu dan Melakuakan Titik Nol Persen Pembanguan Tahap Satu

0

KOPATAS.NEWS II REJANG LEBONG – Pemerintah Desa Air Kati Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong provinsi Bengkulu,hari ini telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai BLT DD Dana Desa Tahap satu dan tahap dua dan melakukan titik nol Pada hari Sabtu (08/06/2024)

Memanfaatkan Anggaran Dana Desa Tahap 1 tahun Anggaran 2024 Desa Air Kati melakukan pembangunan infrastruktur pembangunan fisik yang dihadiri oleh Cama, PJS Kades,TA Rejang Lebong,sekdes, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa dan seluruh jajaran perangkat Desa dan TPK

Endang Sulfandi.SIP PJS kades memgatakan ,adapun penerima manfaat sebanyak 23Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masing-masing menerima uang tunai sebesar Rp. 1.800.000 (satu juta delapan ratus ribu rupiah) diperuntukan untuk bulan Januari sampai bulan Juni dengan perbulan sebesar Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah).paparnya

Selain penyaluran BLT DD, Pemdes Air Kati juga melakukan penentuan titik nol Tahap Satu, untuk pembanguan Jalan Telford terletak didusun satu dan dusun dua, dengan Volume 635 Meter yang sumber dana desa (DD),dan Pembukan Badan Jalan Baru dengan volume 6000 Meter yang sumber dana desa (DD) kata kades

Selanjutnya Umar (sekretaris Desa) mengatakan,untuk peneriman Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta Kegiatan pembangunan infrastruktur Desa Air Kati tahun 2024 ini sesuai hasil kesepakatan musyawara bersama BPD beserta pemerintah desa dan masyarakat setempat,katanya

Redo Kristanto.SE.ME (camat) meminta kepada KPM agar mepergunakan uanga bantuan ini dengan sebaik baik mungkin untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok didalam rumah tangga terlebih dahulu,dan seluru masyarakat Desa Air Kati Mari kita mendukung kegiatan pembangunan yang telah kita sepakati bersama agar pembangunan ini dapat berjalan lancar sesuai dengan perencanaan sehingga hasilnya dapat bermanfaat bagi kita semua.harpanya

Selanjutnya ditempat yang sama Bambang Pujo TA Rejang Lebong meminta agar Pemdes dan TPK untuk lebih hati-hati dan teliti dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa,Kepada BPD diharapkan agar lebih mengerti dalam melakukan pengawasan terhadap fisik pembangunan yang dilaksanakan oleh TPK agar terhindar dari segala bentuk permasalahan nantinya,tutupnya

Penulis
Asri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *