LAPOR PAK KAPOLDA, Diduga Kontraktor Pembersihan Lahan Milik PT. HKS di Desa Selat Remis Teluk Pakedai Gunakan BBM Solar Bersubsidi

0

KOPATAS.NEWS || Melawi, Kalbar – PT Hamparan Kencana Sakti ( PT. HKS ) yang berlokasi di Desa Selat Remis Kecamatan Teluk pakedai Kabupaten Kubu Raya provinsi Kalimantan Barat diduga kuat menggunakan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis solar bersubsidi saat pengerjaan pembersihan lahan ( Steking ) untuk lokasi perkebunan sawit dari PT. HKS, yang berlokasi di Desa Selat Remis Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya.

Hal di ungkapkan salah seorang aktivis dari sekertaris Lembaga Swadaya Masyarakat DPD Kalimantan Barat, Patriot Nasional ( PATRON ), kepada media Senin 18/03/2024 mengatakan bahwa informasi dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam operasional pengerjaan steking lahan perkebunan dari perusahaan hamparan kencana sakti (HKS) di desa selat remis kecamatan teluk pakedai. Hal ini terungkap berawal dari informasi dari warga masyarakat yang kemudian di tindak lanjuti oleh tim investigasi DPD Kalimantan Barat Patriot Nasional (PATRON).

” Praktek penggunaan BBM jenis Solar bersubsidi pada setiap operasional perusahaan dalam bentuk apapun itu sudah di anggap telah melanggar regulasi yang ada,”ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan hasil investigasi dan keterangan di lapangan yang berhasil di himpun, di jelaskannya bahwa setiap alat berat menghabiskan 200 liter solar dalam sehari untuk satu unit alat berat jenis excavator.

” Hasil dari investigasi dan keterangan yang di dapat dilapangan bahwa ada sekitar 5 unit alat berat jenis Excavator yang di pakai untuk operasional pembersihan lahan perkebunan perusahaan Hamparan Kencana Sakti ( HKS ) yang ada di dua lokasi di desa selat Remis, khususnya di lokasi pembersihan lahan parit H. Adam dan parit Pekong ujarnya.

Dalam keterangannya juga mengatakan bahwasanya kegiatan pembersihan lahan perkebunan sawit PT Hamparan kencana sakti (HKS) menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di ambil dari warga inisial Ed, menggunakan motor air dari punggur pal 6, berinisial BS dengan harga perliter Rp.12.000 sampai di tempatnya ( PT HKS ).

Sementara itu ditempat terpisah M.Taupik pihak PT Hamparan Kencana Sakti saat di konfirmasi terkait steking lahan di PT Hamparan Kencana Sakti yang di duga menggunakan BBM jenis solar bersubsidi.mengatakan bahwa.

“Terkait hal tersebut sebaiknya bapak tanyakan saja langsung kepada kontraktornya di karenakan mereka yang lebih tau.nama kontraktornya bisa bapak tanya saja ke pada pak mude kami, bapak Sangka Andi Tenri.

Lanjut M.Taupik terkait HGU PT Hamparan Kencana Sakti di dikatakannya bahwa”Masi dalam proses,,,HGU itu terakhir sekali bapak,di awali dan wajib punya izin Lokasi, perpanjangan,AMDAL dan di barengi dengan IUP,dll…baru terakhir pembuatan HG.ujarnya.

Sampai berita ini terbit awak media Masi berupaya melakukan konfirmasi ke pada pihak kontraktor terkait steking lahan yang di duga kuat menggunakan BBM jenis solar bersubsidi.

Tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *