di Duga Zakaria Kepala Desa Tangkit Serdang Korupsi Dana Desa Selama Menjabat

0

Kopatas.news || Tanggamus – Nekat memang baru seumur jagung menjabat sudah berani memanipulasi data demi untuk memperkaya diri dengan carah mark-up dan fiktif anggaran dana desa jum,at, 23/02/2024

Banyak nya dugaan yang di temukan di lapangan oleh tim media seperti yang di urai kan di bawah ini.

Inilah beberapa pelanggaran yang dilakukan ditahun 2021.

1.Operasional, Paud/TK/TPQ/madrasah/non portal milik desa( INSETI PAUD ) dan kelembagaan, senilai Rp.8.000.000

2.Operasional PAUD/TK/TPK/TPQ/MADRASAH non formal milik desa (PAUD) Rp.8.750.000

3.Terselenggara nya operasional pos kesehatan desa (PKD) polendis melik desa lain nya(STUNTING) Rp.122.510.000 pada tahun 2022.

  1. Terselenggaranya operasional pos kesehatan desa (PKD) polendis milik desa lain nya (STUNTING) Rp.43.520.000
  2. Pembangunan jalan usaha tani (jembatan beton 6×3(1 unit) menuju usaha tani) Rp.304.279.400
  3. Jumlah beberapa kejadian penanggulangan bencana, Rp 54.523.000 pada tahun, 2023.
  4. Pembangunan gedung/bangunan posyandu/poledis/PKD (pembangunan posyandu) Rp 205.167.200

8.sarana dan prasarana transportasi desa (RANDIS) Rp 40.000.000

tim awak media menanyakan kepada salah satu pengurus TK, dan beberapa warga, tentang bantuan untuk sekolah TK, dan bantuan untuk balita serta utuk lansia, para warga dan pengurus (TK) sama sama memberikan keterangan, “kalau bantuan saya enggak pernah merasakan, terkadang saya iri sama desa yang lain, hampir semua dapat bantuan, untuk sekolah (TK), semenjak berdiri nya (TK), di sini belum ada uluran tangan dari pemerinta desa, kalau abang tidak percaya boleh lihat sendiri, keadaan nya sangat miris padahal jumlah murid kami lumayan banyak bang, ada 60 siswa, malah yang punya ibu saya, sudah lansia sekitar umur 80 tahun, itu pun sudah dihapus sama mereka tapi enggak tau siapa yang menghapus nya.

Lalu Tim awak media mencoba menggali keterangan dari kader posyandu melalui via telephone kader pusyandu menerangkan “
kami hanya menerima gaji intensif dari desa hanya 4 bulan saja di tahun 2023, untuk balita dan ibu hamil, kami hanya menerima bantuan.

1.susu
2.kacang hijau
3.gula merah
itu pun kami baru dua kali menerima selama jabatan kepala desa yang baru, untuk fasilitas posyandu sama sekali belum menerima bantuan, seperti meja, kursi ,dan yang lain lain dan harap kami sebagai kader posyandu, sangat berharap uluran tangan dari pemerintah desa tangkit serdang. dari semua yang di urai kan di atas kuat dugaan kepala desa tangkit serdang, korupsi dana desa,

Dalam hal ini team media akan berkoordinasi dengan dinas terkait bila perlu akan melaporkan kepala desa tangkit serdang kec. pugung kab. Tanggamus agar dapat dilakukan penghitungan ulang (audit) terkait realisasi Dana Desa tahun 2021 sampai 2023 yang diduga telah di korupsikan oleh kades.

(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *