FENOMENA JEMBATAN CIDANGDEUR 2, Ronald Aristone Sinagan: Harus Ada Yang di Penjara

0

Rumpin || Kopatas.news – Jembatan Cidangdeur II yang terletak di Jalan Jalana Lebak Waangi Kec. Rumpin Kab. Bogor baru saja selesai di kerjakan dengan menelan dana sebesar Rp. 1.597.403.472,47 bersumber dari APBN. Namun pekerjaan pembangunan jembatan Cidangdeur tidak sesuai dengan Peraturan dan Syarat syarat pelaksanaan suatu pekerjaan bangunan atau proyek, sehingga belum satu bulan sejak pengerjaan jembatan sudah kembali mengalami kerusakan.

BACA JUGA :

Ronald Aristone Sinaga seorang penggiat media sosial pemerhati jalanan mengatakan, bahwa pada tanggal 2 Pebruari 2024 kerusakan tepat ditengah Jembatan, dan diperbaiki tanggal 3 Pebruari 2024 siang hari dan pada malam hari nya saya ke jembatan Cidangdeur melihat hasil pekerjaan.

Pada tanggal 11 Pebruari 2024 saya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa jembatan kembali mengalami kerusakan dibagian pinggir. Mendapatkan informasi saya langsung berangkat menuju jembatan Cidangdeur, dan informasi yang disampaikan masyarakat benar adanya.

Ronald Aristone Sinaga juga mengatakan ini sangat keterlaluan karena umur jembatan tidak lebih dari sebulan. Ini harus ada tindakan, karena ini bukan sekedar rusak tetapi gagal total. Harus ada yang di Penjara nih, ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari narasumber yang dapat dipercaya bahwa pengerjaan jembatan Cidangdeur dikerjakan oleh CV. Amirah Putri Firmansyah yang beralamat di kp. Kadu Sumbul RT. 002 RW.005 Pandeglang Kab. Banten.

Publisher : Wakil Pimpinan Umum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *