Maraknya Aktivitas PETI di Daerah Aliran Sungai DAS Kecamatan Silat Hilir Kapuas Hulu APH Terkesan Tidak Tersentuh Hukum

0

kopatas.news II Kapuas Hulu,Kalbar – Maraknya aktivitas pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di sepanjang daerah aliran sungai kapuas(DAS) tepatnya berada di desa Penai, Beran, Salat dan desa Sentabai Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat kembali jadi sorotan.

BACA JUGA :

Pantauan beberapa awak media ini melihat sangat jelas puluhan lanting jek aktivitas pertambangan emas tanpa ijin (PETI) berjejer di daerah aliran sungai (DAS) kapuas kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu, entah apakah kegiatan PETI di aliran sungai ini di ketahui aparat penegak hukum (APH) atau APH Pura-pura tidak tau, yang jelas mereka bekerja sudah tidak ada rasa takut lagi dan merasa bebas seperti sudah terkoordinir dengan baik, Rabu ( 6/12/2023 ).

Sementara itu di tempat terpisah saat awak media mewawancarai salah seorang pekerja PETI yang berada di lokasi tersebut mengatakan, kami baru dua hari pindah dari Salat bang, kerja di tengah sungai kapuas pindah ke sini patah sokang rusak kopel tiga kali ganti alat belum ada yang cocok ni bang, ujar pekerja yang enggan namanya dipublikasikan.

Sementara itu ketika di konfirmasi awak melalui pesan via WhatsApp, Bapak Kapolres Kapuas Hulu AKBP Hendrawan S.I.K M.H., hanya menyampaikan ” Terima kasih informasinya kami cek dan tindak lanjuti.

Sementara itu jika mengacu pada aturan hukum kegiatan pertambangan emas tanpa izin (PETI) masuk kedalam tindak pidana yang diatur dalam pasal 158 UU Minerba yang menyatakan bahwa kegiatan penambangan emas tanpa izin (PETI) dapat di pidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp.100.000.000.000.00 (seratus milliar rupiah).

( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *