Sukseskan Pemilu 2024 Panwaslu Kotabaru Kolaborasi Bersama masyarakat Dalam Pengawasan Pemilu

0

KOPATAS.NEWS || KOTABARU , Karawang, upaya untuk mensukseskan. Pemilu yang adil jujur dan aman tentunya masyarakat harus dilibatkan dalam pengawasan pemilu pengawasan Partisipatif merupakan kedaulatan rakyat

Ketua panwaslu Kecamatan Kotabaru Aat Adhari Ferdiana mengungkapkan pesta demokrasi pemilu sekiat 82 hari lagi tentu kita akan dihadapkan masa kampanye yaitu tanggal diaman Masa kampanye itu ada tahapan tahapan dari tanggal 28 November – 20 Januari tahapan kampanye Tetap muka tahapan ke dua yakni 20 Januari sampai 10 Pebruari tahapan kampanye secara terbuka ” Nah dalam tahapan ini kita harus perketat dan maksimalkan pengawasan PKD jangan sungkan untuk mengawasi dilapangan dengan ketat setiap ada kumpul kumpul datangin ,ya sedikit Kepo lah ” katanya

Petugas PPS kita ada 373 orang tentu harus mampu mengcaver dilapangan dengan baik

Sedangkan Komisioner Kordiv Penanganan Pelanggaran Dan Penyelesaian sengketa ( P3S ) SenJin Haryanto menyampaikan panwascam Kotabaru telah melakukan penertiban alat peraga Baligo yang. Melanggar aturan salah satunya ditempelkan dipohon ” ada sekitar 700 baligo ditertibkan dan alat peraga tersebut disimpan di kantor Panwas ,sementara penertiban dilakukan satpol PP sebab kami belum ada wewenang” ungkap Sen Jin

Rencana kedepan ungkap Om Jin sapaan akrab Sen Jin ada dua tahapan tentu tahapan kedua ini kita berupaya ketat untuk meminimalisir pelanggaran pelanggaran ” kami hanya bisa mencegah sudah dicegah tidak bisa kami tindak dengan melaporkan permasalahan ini ke Bawaslu Pusat

Om. Jin mengucapkan terima kasih kepada media yang terus ikut serta membantu mempublikasikan kegiatan kegiatan panwas Kotabaru” terimakasih kepada media yang selalu exist mendukung Panwas dalam upaya mensukseskan Pemilu 2024 ” tuturnya

Om Jin menambahkan menjelaskan beberapa dimensi kerawanan yang menjadi sorotan tajam yakni seperti netralitas ASN, politik uang, dan politisasi SARA. “Politik uang dan isu SARA sudah dipastikan menjadi instrumen yang dapat mempengaruhi pemilih secara negatif dan merusak keadilan dalam kompetisi, nah ini yang harus diperketat ” tegasnya

Om Jin juga meyakinkan kepada media jika ada temuan temuan silakan tulis berita nya ” ini bagian dari transparasi publik jadi jangan takut jadi jika ada pelanggaran laporkan ” tegas Om Jin. – ( ERNI LIA/Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *