Proyek Dinas PUPR, Caplok Merek Disperkim di Proyek Rumdin Wakil Ketua DPRD

Kopatas.news || Lubuklinggau – Proses Pembangunan Dua Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Kota Lubuklinggau yang kini telah berjalan menuai kritikan tajam dari salah satu Koordinator (APSB) Aliansi Pemuda Silampari Bersatu Selasa (26/07)

Pembangunan Dua Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD yang terletak di Jalan Pembangunan Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 Dikerjakan oleh CV. DUA PUTRA dengan nilai kontrak Rp.3.693.047.00 yang saat ini baru tahap pemasangan dinding batu bata.

Ada yang aneh dalam proses pembangunan Proyek Pembuatan dua Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Lubuklinggau tersebut. Hal ini di ungkapkan Doni Aryansah Salah satu Aktivis Muda di bumi silampari yang juga salah satu Koordinator APSB.

Doni menuturkan, pada saat tim APSB melakukan investigasi ke lokasi pekerjaan terlihat para pekerja tidak ada yang memakai alat alat keselamatan kerja seperti halnya helm, rompi dan lain lain.

Bukan hanya itu saja, Doni mengungkapkan ada pelarangan dari para pekerja untuk mengambil fhoto dokumentasi di lokasi pekerjaan karena harus seizin Taufik.

Yang lebih mengejutkan, terlihat papan proyek dengan Judul Dinas Perumahan dan Pemukiman tertempel di Gudang Kerja.

“Dalam pantauan kami, ini jelas proyek Dinas PUPR bukan proyek nya dinas Perumahan Pemukiman seperti yang ada di papan nama proyek,” tandas doni.

“papan proyek itu juga terpasang di dalam pagar seng, jadi bagaimana masyarakat tau itu ada pembangunan yang menggunakan uang yang bersumber dari APBD,” sambung doni.

Pria muda dan tampan ini kembali mengungkapkan kekecewaan nya kepada rekanan, PPK, PPTK serta pengawas lapangan yang tidak cermat melihat papan nama proyek yang nyata nyata salah.

“Saya curiga, jangan jangan dari awal pembangunan PPTK, PPK dan Pengawas lapangan tidak pernah ke lokasi proyek,” ujar doni.

Doni mengungkapkan telah menelpon Trisko Defriansah selaku Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Lubuklinggau untuk mengkomfirmasi kebenaran pemilik pekerjaan Pembangunan Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, akan tetapi Kadisperkim membantah keras kalau itu proyek di dinasnya.

“Pak Kadis perkim merasa nama dinas nya telah di catut dan akan menuntut pihak pihak yang telah melakukan pencatutan nama tersebut,” pungkas doni.

Sampai berita ini di tayangkan belum ada pihak Dinas PUPR dan dari pihak kontraktor yang dapat di komfirmasi

( Bang Ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: