Tak Difungsikan, Bangunan Pustu di Desa Nanga Raku Kecamatan Sayan Mubazir Kinerja Kapus Dipertanyakan

kopatas.news

Kabupaten Melawi, Kalbar – Puskesmas Pembantu (Pustu) merupakan jaringan pelayanan Puskesmas yang memberikan pelayanan kesehatan secara permanen di suatu lokasi dalam wilayah kerja Puskesmas. Puskesmas Pembantu merupakan bagian integral Puskesmas, yang harus dibina secara berkala oleh kepala Puskesmas.

Selain itu keberadaan Pustu bertujuan untuk meningkatkan jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kerjanya.

Namun hal itu tak berbanding lurus dengan keberadaan Pustu yang berada di Desa Nanga Raku Dusun Kepayang Mekar Kecamatan Nanga Sayan Kabupanten Melawi Provinsi Kalimantan Barat yang tidak difungsikan sebagai mana mestinya.

Dimana hingga saat ini sejak pembangunan rampung, Pustu tersebut tak pernah difungsikan alias Mubazir. Dimana Kinerja Kepala Puskesmas ( Kapus ) Kecamatan Nanga Sayan dipertanyakan.

“Bangunan Pustu sudah berdiri namun tidak difungsikan dan sampai hari ini tidak ada tenaga medisnya. Bahkan bangunan Pustu tersebut dipenuhi semak belukar, tentunya kinerja Kapus Nanga Sayan perlu dipertanyakan “, ungkap salah seorang warga yang meminta namanya untuk tidak dipublikasikan, Selasa ( 07/06/2022 ).

Dikatakannya, bangunan Pustu tersebut tentunya dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah. Selain itu jika Pustu tersebut difungsikan tentunya Pustu tersebut sangat membantu warga yang berada di Desa Nanga Raku Dusun Kepayang Mekar Kecamatan Nanga Sayan. Sebab jarak ke Puskesmas Sayan cukup jauh.

“Saat hujan warga tidak bisa lagi pergi ke Puskesmas karena jarak Puskesmas dari desa yang jauh cukup jauh. Nah, ini kan mengkhawatirkan bagaimana jika ada warga sekarat terus hujan, pasti akan kesulitan mendapatkan perawatan medis”, tegasnya.

Jika sudah ada tenaga medisnya sekaligus Pustunya sudah berfungsi pasti bisa memberikan obat dan melakukan pertolongan pertama.

” Saya berharap Pustu tersebut secepatnya difungsikan dan adanya penempatan tenaga medisnya,” pinta warga tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi dr. Ahmad Jawahir dikonfirmasi melalui via WhatsApp membenarkan adanya Pustu yang tidak berfungsi di wilayah kerja Puskesmas Nanga Sayan.

” Dari kunker ke Kecamatan di Nanga Raku itu bukan puskesmas, tapi puskesmas pembantu. Semacam polindes. Jadi bagian yang tak terpisahkan dari puskesmas induknya, yaitu puskesmas sayan. Masih diupayakan penambahan tenaga medis. Mudah2an dalam waktu dekat bisa dipenuhi”, ungkapnya.

( Lilik Hidayatullah )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: