Sekolah Air hujan berkolaborasi sama PKBM At-tauba Dalam Program mitigasi Air

kopatas news II banyuwangi-06 Juni 2022 Gladag adalah sebuah nama desa di wilayah Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Nama desa ini merupakan perubahan bentuk dari Gletakan, yang berarti tiduran. Nama itu diberikan oleh Sulung Agung saat beristirahat di daerah ini.
Terdapat 4 pembagian wilayah di Desa Gladag yang terdiri dari Dusun : (1) Krajan, (2) Lateng, (3) Susukan Kidul, dan (4) Susukan Lor. Perbatasan Wilayah Desa Gladag, dimana Sebelah Utara berbatasan dengan desa Kedaleman, Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Gintangan, Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Bubuk, dan Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Mangir.

Melalui Silaturrahmi Sri Wahyuningsih (Bu Ning) Founder Sekolah Air Hujan Banyu Bening Sleman-DIY di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) At Taubah Jalan Susukan Kidul RT 3/1 Gladag, Rogojampi, Banyuwangi di kesempatan Workshop dengan tema memanen air hujan bermitigasi dan menumbuhkan generasi cerdas melalui pemanfaatan air hujan.

Direktur PKBM At Taubah Sunarto, S.H, M. Pd optimis untuk membangun kesadaran masyarakat melalui Air Hujan sebagai sumber kehidupan di segala hal, semoga Cita-cita dengan mendirikan jaringan Sekolah Air Hujan Banyu Bening di Wilayah Banyuwangi memberikan filosofi keimanan kesadaran dalam Kepedulian dan impati terhadap pendidikan kecerdasan generasi kedepannya nanti.

Ada konsep 5M (menampung, mengelola, minum, mandiri, dan menabung) semoga memberikan pemahaman bahwa saat ini kita menyewa dari anak keturunan kita, jangan sampai nantinya generasi kedepan kesulitan air bersih, maka dari itu mari mulai saat ini kita sadar dan peduli untuk menginjeksi kembali bumi ini dengan mengembalikan air hujan ke dalam tanah jangan sampai kedepan nanti anak keturunan kita kesulitan air bersih.

@SAH_banyubening

Editor &publisher: mahmudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: