Hasan Azhari, Pelopor Ojek Online Sejak Tahun 2008, Sebelum Gojek Ala Nadiem Makarim 2010

KOPATAS.NEWS || BINTARO – Arman Chasan telah mempelopori ojek online sejak 2008 melaui media SMS dan Blog pribadinya. Ojek, adalah satu di antar moda transportasi yang banyak diminati oleh masyarakat khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, moda transportasi ini menjelma menjadi transportasi berbasis Online. Nadiem Anwar Makarim yang mendirikan GOJEK Tahun 2010 digaungkan sebagai Pelopor Bisnis Ojek Online. Seharusnya dapat menunjukan Bukti Hak Cipta Bisnis Ojek Online ala Nadiem Makarim-nya.

Namun Gojek Nadiem Makarim menunjukan Bukti Hak Cipta yang sama dengan Arman Chasan yang bernama asli Hasan Azhari . Gojek dan Grab Bike adalah dua Perusahaan Ojek Online berbasis aplikasi yang saat ini mendominasi dan sangat diminati oleh para pelanggan tranportasi roda dua ini.

Namun sedikit orang tahu bahwa ada nama besar sebelum dua layanan Ojek Online tersebut muncul, dialah Arman Chasan. Dialah Arman Chasan yang telah mempelopori ojek online pertama kali di Indonesia bahkan di dunia ujar Arman Chasan saat wawancara dengan awak media kopatas.news

Pria yang tinggal di daerah Bintaro Jakarta Selatan inilah yang menjadi pelopor layanan Ojek Online. Bahkan, pria yang biasa di panggil Arman ini sudah menemukan inovasi transportasi Ojek Online sejak tahun 2008 dengan menggunakan media blogspot dan dikenal masyarakat di tahun 2010.

Di tahun 2010, kehadiran Arman mulai menjadi pusat perhatian media mulai dari media cetak, televisi swasta, bahkan sampai stasiun televisi asal Jepang secara khusus datang menemui Arman untuk meliputnya.

“Jadi dulu saya berfikir bagaimana seorang tukang ojek gak harus menunggu di pangkalan tapi order bisa masuk melalui SMS (pesan singkat) atau lewat blogspot pribadi saya, karena saat itu belum ada Android, “

” Saya juga saat itu ingin agar tukang ojek selalu tampil rapi dan berprilaku sopan santun layaknya pegawai kantor itu yang saya tekankan pada setiap sahabat yang bergabung.” tutur Arman.

Kini Arman Chasan bergabung menjadi diver Gojek yang tetap ramah, santun dan berpenampilan layaknya pegawai kantoran.

” Dulu Nadiem Makarim (CEO Gojek) pernah telpon saya mengajak kerjasama mengembangkan bisnis Ojek Online namun karena tidak ada titik temu, akhirnya kerja sama batal dilakukan, ” tambah Arman yang justru saat ini menjadi Driver Gojek.

Arman berharap, suatu saat ada pertemuan antara dirinya dan Nadiem dan ada pengakuan dari Nadiem bahwa Armanlah sesungguhnya Sang Pelopor Ojek Online bukan Nadiem.

Video (DPH Yogi Pajar Suprayogi, AMd. SE. SH.)

Pewarta : M.Yusup (Komet) & Edi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: