Aparat Penegak Hukum Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana BUMDES Oknum Kades Nanga Suruk

kopatas.news

Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu – Beberapa warga meminta Inspektorat, Polres Kapuas Hulu dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas Hulu dapat mengusut dan mendalami dugaan penyelewengan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dilakukan oknum Kepala Desa Nanga suruk AM tahun anggaran 2017.Pasalnya, BUMDes adalah program pusat yang harus benar-benar dijalankan sesuai dengan pleno antar pengurus.

” Ini tugas Inspektorat untuk mendalami kebenaran dari laporan ini. Kami minta agar disikapi secara serius,”ungkap warga yang enggang di sebutkan namanya.

Menurutnya, sangat tidak dibenarkan jika memang anggaran BUMDes tahun 2017 di salah gunakan oleh oknum kades nanga suruk AM sebab keberadaan BUMDes sudah jelas untuk memberikan peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan komfirmasi awak media rabu 25/05/2022 Kepala BUMDes Karya Mandiri Desa Nanga suruk Abang Ehsan mengatakan bahwa mantan Kades lama Nanga suruk Sabri cuma mengangarkan dana BUMDES kemudian di cairkan oleh oknum kades nanga suruk AM dan di serahkan kepada pengurus BUMDES Karya Mandiri di desa nanga suruk jadi anggaran BUMDES di minta kembali oknum kades nanga suruk AM jadi kami mengelolah anggaran dana BUMDES cuma sebesar Rp. 17.000.000 ungkap Abang Ehsan selaku kepala BUMDES karya mandiri Nanga suruk.

Terpisah bendahara BUMDES di temuai di kediamannya Kamis 26/05/2022 bg man membenarkan terkait prihal oknum kades AM yang telah memakai dana BUMDES Karya Mandiri Desa Nanga suruk Kecamatan Bunut Hulu.

“Sangat di sayangkan BUMDES kita Karya mandiri sampai sekarang belum bisa berjalan uang Rp.100.000.000 (seratus juta) untuk pembangunan dan pengelolaan BUMDES belum berjalan. Kita Masi nunggu-nunggu gitu lah ujarnya.

Sementara itu salah seorang warga Nanga suruk YS mengatakan bahwa oknum kades AM tidak boleh semena-mena dalam pengelolaan dana BUMDES sebab masyarakat ada hak mutlak dalam pengawasannya.

” Kalau pengurus BUMDES karya mandiri merasa tidak menyimpang maka mereka harus melaporkan, karna kalau tidak maka masyarakat sendiri yang melapor. Apalagi jelas sudah menjadi hak salah satu lembaga kemudian dananya di diselewengkan, pimpinan seperti ini gak bisa jadi acuan,”tegasnya.

Berdasarkan hal tersebut beberapa warga meminta kepada aparat terkait untuk segera melakukan penyelidikan dan memanggil siapa yang menyelewengkan anggaran dana BUMDES karya mandiri desa Nanga suruk Kecamatan Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat .

Sampai berita ini naik ke meja redaksi awak media sudah melakukan konfirmasi lewat Via WA kepada kepada Kepala Desa Nanga Suruk namun Kepala Desa masih terkesan tertutup.

( Puang – Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: