Bawa Narkotika Jenis Sabu Seberat 2 Ons, BNN Kalbar Tangkap Oknum Polisi Aktif di Lingkungan Polda Kalbar

kopatas.news

Pontianak, Kalimantan Barat – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Barat menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2 ons yang dibawa oleh oknum Polisi aktif di lingkungan Polda Kalbar berinisial YD.

Selain YD, petugas BNN juga mengamankan seorang rekannya berinisial KM di kawasan Kecamatan Pontianak Utara, Kalimantan Barat.

Kedua pelaku ditangkap ketika hendak melakukan transaksi narkoba di depan penyeberangan feri, Jalan Situt Machmud, Kecamatan Pontianak Utara, Kalimantan Barat, pada 21 April 2022, sekitar pukul 05.15 WIB.

“Kedua pelaku memasukkan barang haram ke Kalbar melalui Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang menggunakan jalur darat dengan kendaraan roda empat ke Kota Pontianak,” ungkap Kepala Bidang Pemberantasan (BNN) Provinsi Kalimantan Barat, Kombes Pol Ade Yana Supriyana dalam keterangan pers kepada wartawan, Rabu (18/5/2022).

Menurut Kombes Pol Ade Yana Supriyana, selain mengamankan pelaku dan barang bukti, petugas juga menyita satu pucuk senjata api laras pendek.

Pengungkapan ini berawal atas kecurigaan petugas BNN Provinsi Kalbar, ketika satu unit kendaraan roda empat yang mencurigakan, yang selanjutnya petugas membuntuti hingga ke depan Terminal Pasar Puring, kecamatan Pontianak Utara.

Kendaraan tersebut berhenti tepat didepan Penyeberangan Feri Siantan.

“Hasil dari penggeledahan kendaraan tersebut didapati dua bungkus sabu dan senjata api rakitan jenis revolver milik tersangka YA dan hasil pemeriksaan bahwa barang haram itu milik tersangka YA,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku kini mendekam di sel tahanan Polda Kalbar dan akan dijerat dengan pasal berlapis tentang penyalahgunaan narkotika, serta kepemilikan senjata api illegal dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara. (Dik)

Publisher Editor : Puang/ Kaperwil Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: