Mantan Kepala Sekolah Swasta Buron Kasus Pencabulan Kepada Muridnya Sudah Tertangkap

Kopatas news Surabaya – Kejari Surabaya menangkap buron terpidana kasus pencabulan anak. Terpidana merupakan mantan kepala sekolah swasta di Surabaya.
Terpidana adalah Ali Shodiqin yang terbukti melakukan pencabulan terhadap sejumlah mantan anak didiknya. Ia ditangkap oleh tim tangkap buronan (tabur) Kejari Surabaya.

Kasi Intelijen Kejari Surabaya Khristiya Lutfiasandhi mengatakan terpidana ditangkap di Trosobo, Taman, Sidoarjo pada Rabu (11/5) pukul 11.00 WIB.

“Terpidana ditangkap oleh Tim gabungan Pidum dan Intelijen di sekitar rumah orang tuanya sekitar jam 11.00 WIB tanpa perlawanan” kata Luthfi, Rabu (11/5/2022).

Usai ditangkap, lanjut Luthfi, terpidana langsung dibawa ke Rutan Klas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. Sebelumnya, terpidana harus menjalani tes swab antigen dan harus menjalani pidana selama 5 tahun penjara dan denda Rp 60 juta subsider 2 bulan kurungan.

Menurut Luthfi, penahanan terpidana sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung RI No. 2008 K/Pid.Sus/2021 tanggal 2 Agustus 2021 dimana terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana melakukan kekerasan dan perbuatan cabul terhadap anak.

Perbuatan terpidana ini sebagaimana diatur dalam dalam Pasal 80 Jo. Pasal 76C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Lutfi menuturkan kasus pencabulan anak itu terjadi pada tahun 2018. Kala itu, terpidana masih menjabat sebagai Kepala Sekolah pada salah satu SMP swasta di Kota Surabaya.

Terpidana dilaporkan melakukan tindak pidana pelecehan seksual pada sejumlah murid-murid lelakinya. Pelecehan itu dilakukan karena sejumlah murid-murid saat itu diketahui tak melaksanakan salat zuhur berjamaah.

Mengetahui hal itu, terpidana kemudian memberi hukuman yang dinilai melecehkan para murid-murid. Atas hukuman itu, sejumlah murid kemudian mengalami trauma dan melaporkan ke orang tuanya.

“Korban merasa ketakutan, trauma, lalu melaporkan kepada orang tua,” tandas Luthfi.kepada awak media kopatas news

Publisher: mahmudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: