Hati Hati Modus Baru Penipuan Terhadap Wanita Khususnya Para Janda

KOPATAS.NEWS || TASIKMALAYA – Bermula dari adanya telpon tiba tiba terhadap LA wanita yang sudah agak lama menjanda, mendapat telpon dari Rony yang mengaku bekerja di perusahaan pelayaran. Waktu terus berlalu antara keduanya sudah saling mengenal hanya via WhatsApp baik berupa chatingan maupun Video Call.

Hingga suatu hari 05/05/2022 Rony seorang duda anak satu meng-iba kepada LA mau cuti pulang ke bandung, tapi harus menghubungi perusahaannya dulu dan atasannya yang berinisial YS, lalu YS pun menelepon LA, guna meninjak lanjuti kepulangan Rony, dengan meminta Foto KTP LA dan Nomor Rekening LA.

Saat di wawancara awak media LA mengatakan bahwa ia belum pernah bertemu Rony, dan atasan Rony yang bernama YS mengancam bila tidak ditransfer 20 juta untuk biaya kepulangan Rony, maka pihak perusahaan akan mendatangi ke rumah LA ditasikmalaya ujar LA.

Lebih lanjut LA mengutarakan bahwa jika ia tidak transfer uang tersebut yang dari 20 jt menjadi 5 juta, maka Rony akan sebarkan Video Call Asusila antara LA dengan Rony. Awak media menilai jika hal ini terjadi maka Rony akan terjerat UU ITE, dan Pemerasan termasuk dalam delik biasa yang ketentuan pidananya diatur dalam Pasal 368 KUHP. Sementara itu, pengancaman termasuk dalam delik aduan yang ketentuannya diatur dalam Pasal 369 KUHP.

Diharapkan bagi para wanita khususnya jangan pernah begitu saja mempercayai seseorang yang belum pernah diketemuinya. Hingga ending akhirnya, pengancaman, pemerasan.**

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: