Mobil Avanza Raib dibawa Seorang Oknum Polisi dan Tiga Orang Yang Mengaku Sebagai Anggota Ormas

KOPATAS.NEWS || TANGERANG KABUPATEN – Kronjo, 25/04/2022 pukul 23:00 wib Korban ARN kedatangan Tamu 1 Oknum yang mengaku anggota polisi unit reserse Polresta Metro Tangerang Kota yang bernama DK dan 1 orang Oknum mitra polisi bernama ED serta 3 orang anggota Ormas yang belum diketahui namanya. Info yang didapat awak media para tamu ini ingin mengambil unit mobil yang ada di rumah ARN, namun mereka tidak menunjukan Surat Laporan Pengambilan Unit Mobil tersebut, hanya menunjukan lewat handphone yang saat itu korban ARN sudah sangat ketakutan karena ketidak pahaman hukum didatangi orang yang mengaku Polisi dari Polresta Metro Tangerang Kota.

Dalam pengambilan unit tersebut oknum polisi ini benar benar memaksa mobil Gadaian yang dipegang korban harus dibawa malam itu juga, anehnya bagi awak media kenapa jika mobil itu bermasalah tidak ada surat pengambilan unit mobil yang diberikan kepada korban ARN.

Ironis disaat menjelang lebaran oknum oknum ini malah memperdaya warga masyarakat perkampungan yang belum paham hukum sama sekali, pengambilan unit tersebut pun bukan wilayah hukum Polresta Metro Tangerang Kota, melainkan wilayah hukum Polresta Tangerang Kota Kabupaten Tiga Raksa.

BACA JUGA :

https://kopatas.news/2022/04/29/pelajaran-buat-masyarakat-yang-belum-paham-hukum-terima-gadaian-kendaraan-bermotor-baik-r2-maupun-r4/

Korban Shok karena usaha untuk membawa sang ibunda yang sedang sakit ke Rumah Sakit dibilangan Kota Serang seminggu dua kali pupus sudah karena tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Anehnya lagi, saat awak media menghubungi nomor WhatsApp Oknum Polisi ini diabaikan, chat pun tidak dibalasnya.

Oleh karena itu Jumat, 29/04/2022 Saat ARN dan awak media mendatangi Polres Metro Tangerang Kota dimana oknum Pelaku mengaku dari unit reserse Polresta Metro Tangerang Kota. Setelah menanyakan langsung nama Oknum DK kepada Unit Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Menyatakan tidak ada atas nama DK di Unit itu tegas AN anggota unit Reskrim.

Lantas anggota piket unit Reskrim pun meminta nomor oknum Pelaku tersebut dan meminta nomor awak media agar jika sudah diketahui maka pihak media akan segera dihubungi, Sungguh sangat humanis pelayanan Kepolisian Polresta Metro Tangerang Kota kepada korban dan awak media.

Semoga Mabes Polri khususnya Unit Propam diharapkan segera Mengusut tuntas kasus perkara ini, agar tidak ada lagi korban ARN ARN berikutnya yang menjadi korban yang diduga permainan para oknum oknum ini. Serta membersihkan nama institusi kepolisian yang sudah dijual namanya oleh oknum DK ini.

(Pejuang Keadilan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: