Agus Flores Angkat Jempol Ke Kapolri, Bukunya Menarik

Kopatas.news | Jakarta – Ketua Umum Fast Respon yang juga Pengacara Jakarta R Mas MH Agus R Flores SH, saat diminta pendapat terkait soal Peluncuran Buku Kapolri, Menurutnya Cukup Brilian, karena disitu terlihat Kehebatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam Isi buku Jalan Presisi Kapolri sebagai sebuah aksi untuk melakukan refleksi di tengah pandemi yang sementara berjalan.

Sebab, berbagai bahasa Ilmiah tentang kinerjanya selama satu tahun terulas didalam Buku tersebut dengan Penuh makna terenyuh hatinya dan Brilian.

Buku Tersebut Menurut Tertuang Aksi refleksi Presisi di tengah pandemi dalam membenahi Korps Bhayangkara. Walaupun masih ada sejumlah hal yang belum tercapai, tapi hal itu sebagai Fitra manusia.

Walaupun belum semua tercapai peningkatan sinergitas, perbaikan proses penegakkan hukum dan penyelesaian permasalahan HAM, akan terus dilakukan Kapolri dimasa jabatannya masih berlangsung.

Buku tersebut Menurut Agus berisi pembenahan akan terus berlanjut karena masih ditemukan pelayanan kepolisan yang kurang responsif, tebang pilih, berbelit di lapangan yang dapat menimbukkan kebencian di masyarakat. Maka, Polri dengan laporan publik dapat menjadi institusi yang mengintarisir segala harapan masyarakat.

Sehingga Polri membuka ruang seluas-luasnya untuk menampung semua kritik, saran dan masukan baik melalui Polri atau diskusi seperti hari ini sehingga polri dapat berbenah.

Didalam Presisi Polri memiliki 4 pilar kebijakan, 16 program prioritas, 51 kegiatan, 177 rencana, dan 8 komitmen dalam melakukan tugas dan fungsinya. Transformasi menjadi hal penting yang diperlukan Polri untuk menerapkan semua itu.

Transformasi yang sudah dilakukan antara lain dengan penerapan restorative justice dan akibatnya 11811 perkara sepanjang 2021 selesai dengan baik tanpa buang waktu dan tenaga. Pengubahan struktural dengan Polrea Likuidasi merupakan langkah yang turut diambil dengan 1062 polsek yang kini tidak lagi memiliki kewenangan penyelidikan.

Sehingga penyelesaian restorative justice untuk penyelesaian perkara dapat dilakukan.

Polri melakukan perekrutan anggota berbasis talenta di bidang intelektual, spiritual, dan sains. Sehingga bisa meningkatkan pelayanan ke Publik.

Sehingga Semua Langkah Polri beharap dapat mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka pembangunan ekonomi nasional. Seperti, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengawal kebijakan pemerintah untuk mempercepat pembangunan nasional dan mendukunh pemekaran sejumlah wilayah guna pemerataan sosial.

Penindakan dalam menghadapi pandemi juga telah diberikan mulai dari pengawalan kebijakan 5M, penyemprotan di ruang publik hingga menjadi garda terdepan untum mempercepat vaksinasi supaya tercapai herd immunity.

Dan Kapolri mengatakan Tantangan sejak awal kepemimpinan saya yaitu menghadapi pandemi Covid-19 serta dampak yang ditimbulkan dari aspek kesehatan, ekonomi, sosial dan pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: