PT. Mega Multi Media Resmi Launching “MelawiTV ” Sebagai Ruang Impormasi Lokal

kopatas.news

Kabupaten Melawi, KalBar – Mengangkat Tema ” Dari Pelosok Untuk Ibukota “, MelawiTV sudah resmi dilaunching penyiaran nya. Melawi Tv merupakan televisi lokal pertama di Kabupaten Melawi siap menyajikan informasi baik lokal.

Launching MelawiTV ini ditandai dengan mengelar ramah tamah bersama insan pers yang ada di Kabupaten Melawi. Kegiatan ramah tamah dilaksanakan di Room Meeting .Hotel Amadeus KM 1 Jalan Juang Nanga Pinoh, Sabtu, ( 15/01/22 ).

A’ aron Hin selaku Direktur PT. MEGA MULTI MEDIA Area Kabupaten Melawi, MelawiTV selaku media TV Lokal diharapkan berfungsi mewadahi aspirasi serta kepentingan masyarakat Kabupaten Melawi akan penyiaran serta menjamin masyarakat untuk memperoleh informasi yang layak dan benar.

” Tentunya kami sangat memerlukan dukungan Pemda Kabupaten Melawi, TNI,Polri, para Pengusaha, bahkan yang terpenting lagi bahwa dalam bekerja kami sangat membutuhkan dukungan dari rekan-rekan Pers yang bergerak di bidang jurnalistik”, jelasnya.

Kami sangat mendukung dan mewadahi Rekan-rekan Pers yang sejatinya dalam mengembangkan kemerdekaan mereka berfungsi pers dan bertugas, meningkatkan kehidupan pers di level daerah hingga nasional, demi terakomodirnya kebutuhan informasi di berbagai sektor di kabupaten Melawi yang kita cintai ini.

” Dimana Informasi adalah merupakan kunci perubahan, terutama informasi melalui media elektronik dalam hal ini khususnya televisi. Oleh karena itu, peranan media, baik cetak maupun elektronik sangat besar dalam memberikan informasi sehingga dengan cepat informasi bergulir ke seluruh penjuru tanpa batas jarak dan waktu”, ungkap A’ aron Hin.

Selain itu lebih lanjut A’ aron Hin mengungkapkan, adanya perbedaan lokasi geografis dan batas wilayah bukan lagi merupakan hambatan utama. Maka dari itu setiap orang tentunya berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta dan berhak mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.” Hal ini seperti dijabarkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran”, beber A’ aron Hin.

Selain itu saat Perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap media di tengah suasana Pandemi Covid-19 mengalami peningkatan sangat signifikan khususnya media televisi. Dan pelaksanaan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan physical distancing menyebabkan masyarakat Melawi lebih banyak berada di rumah. Anak-anak pun juga belajar dari rumah yang berarti waktu menonton mereka menjadi lebih banyak dari biasanya. Artinya, kebutuhan tontonan yang baik, mendidik dan berkualitas menjadi suatu keharusan Untuk mengantisipasi hal itu masyarakat kabupaten Melawi memerlukan adanya peran dari media TV Lokal Publik yang diharapkan mampu mengembangkan kearifan budaya lokal sehingga hal-hal yang mempengaruhi perubahan perilaku masyarakat tersebut dapat diantisipasi “, tegas A’ aron Hin.

Sementara untuk saat ini peran Media elektronik khususnya televisi perlu memuat program yang bermuatan lokal sehingga dapat membentengi masuknya dampak negatif arus modernisasi yang didukung dari masyarakat setempat, sehingga eksistensi media lokal dapat bertahan dan berlangsung dengan baik. Oleh sebab itu, program siaran TV Lokal harus disusun sedemikian rupa sehingga tujuan pemenuhan informasi bagi masyarakat dapat tercapai.

” Kami PT. Mega Multimedia yang bergerak di bidang pengelolaan televisi Sistem Stasiun Jaringan (SS/) Area Kabupaten Melawi, dimana dalam aspek legalitas Kami adalah salah satu pemegang lzin Penyelenggaraan Penyiaran (1PP) dari Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KP), Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kalimantan Barat (KPID), serta Izin Persetujuan Perluasan Jangkauan Wilayah Siaran dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia”, Pungkas A’ aron Hin.

Penulis : Lilik Hidayatullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: