PT. RKA di Unjuk Rasa, Manager Legal Hendra Alhani Kami Siap Berdialog Bersama Pemerintah Dan Masyarakat Pendemo

kopatas.news

Kabupaten Melawi, KalBar – Manajemen PT. Rafi Kamajaya Abadi ( PT. RKA ) menyatakan siap untuk berdialog dengan sejumlah warga dari tujuh desa di empat Kecamatan di Kabupaten Melawi yang melakukan demo di Kantor Bupati Melawi, Rabu ( 112/01/2022 ). Hal itu diungkapkan oleh Manager Legal PT.Rafi Kamajaya Abadi, Hendra Alhani , pada wartawan melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (13/01) siang.

Hendra yang dikonfirmasi awak media kopatas.news pasca aksi demo masyarakat dari tujuh desa di empat Kecamatan, menanggapi aksi demo penolakan warga itu dengan tenang dan nampak hati-hati.

Terkait dengan aksi demo masyarakat di Kantor Bupati Melawi ( Kemarin – Red ) Manajemen PT. RKA siap berdialog dengan masyarakat dan di fasilitasi oleh pemerintah daerah dan hal tersebut di sampaikan melalui Press Release PT. Rafi Kamajaya Abadi “, ungkapnya.

Sebagaimana diketahui ungkap Hendra, pada hari ini Rabu tanggal 12 Januari 2022 ada unjuk rasa di kantor Bupati Melawi. Dimana sebelumnya Surat permohonan unjuk rasa tersebut ditujukan kepada Ketua DPRD Kab Melawi, Cq Ketua Komisi 3 pada tanggal 11 Januari 2022. Namun ada perubahan Surat permohonan unjuk rasa ditujukan kepada Bupati Melawi tanggal 12 Januari 2022. Walaupun unjuk rasa tersebut sebenarnya ditujukan kepada sebuah perusahaan yakni PT RKA.

Seperti kita ketahui bahwa Indonesia sebagai sebuah negara demokrasi tentu kami Manajemen PT Rafi Kamajaya menghargai adanya unjuk rasa tersebut untuk menyampaikan sebuah aspirasi dengan cara-cara yang konstitusional. Kami sangat menghormati masyarakat petani yang memiliki kepentingan dan menyampaikan aspirasinya, beber Hendra.

Selain itu ungkap Hendra, Perlu kami sampaikan bahwa situasinya selama ini cukup tenang dan terkendali,sehingga adanya unjuk rasa tersebut mengagetkan kami. Sebab selama ini situasinya relative tenang, kami melakukan musyawarah dengan masyarakat yang mempunyai hak dan kepentingan. Tapi kemudian ada unjuk rasa. Ada apa sebenarnya?

Sebagai Manager Legal PT. RKA saya menyadari bahwa, upaya-upaya yang dilakukan oleh PT RKA selama ini belum memuaskan, tentunya dengan kondisi ini kami memohon maaf, dan kami terus berusaha untuk memperbaiki diri dengan mengadakan dialog dan bermusyawarah. Terhadap persoalan-persoalan yang ada kami berusaha mencari solusi. Namun demikian mohon kiranya juga dipahami bahwa investasi yang kami tanamkan sangat besar jumlahnya dan sama sekali belum sebanding dengan apa yang kami dapatkan. Pada sisi lain, kami sebagai perusahaan membutuhkan ketenangan dalam berusaha serta mendapatkan perlindungan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah Kab Melawi.

Oleh sebab itu kami mohon agar kami diberi kesempatan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang belum terselesaikan atau belum memuaskan para petani atau masyarakat yang memiliki hak serta berkepentingan dengan keberadaan usaha PT RKA. Di sinilah kami membutuhkan kerjasama yang baik dan bersedia untuk melakukan dialog.

Kami mohon kepada Bupati Melawi ataupun Ketua DPRD Melawi yang kami hormati, untuk dapat membantu dalam proses musyawarah guna mencari jalan keluar terbaik yang bermanfaat bagi masyarakat petani yang memiliki hak kepentingan dan perusahaan”, pungkas Manager Legal PT.Rafi Kamajaya Abadi, Hendra Alhani.

Penulis/ Editor : Lilik Hidayatullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: