Awal Tahun 2022 Polda Kalbar Ungkap 4 Kasus Prostitusi Online Yang Melibatkan Anak Dibawah Umur

kopatas.news

Pontianak, KalBar – Polda Kalimantan Barat menggelar press rilis tindak pidana prostitusi dan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur, pada Kamis, ( 13/01/22 ).

Press rilis ini dilakukan untuk menindak lanjuti keberhasilan Polda Kalimantan Barat diman awal tahun 2022 ini telah berhasil mengungkap 4 kasus prostitusi online yang melibatkan anak dibawah umur yang terjadi di Pontianak.

Direktur Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. Aman Guntoro didampingi Kabidhumas Kombes Pol. Dirmanto dalam penyampaiannya ke awak media menyebutkan bahwa dari 4 kasus prostitusi online yang telah diungkap, Polda Kalimantan Barat berhasil mengamankan 9 tersangka. Sedangkan para korban yang berjumlah 18 orang, diantaranya terdapat 7 anak yang masih di bawah umur.

Berdasarkan keterangan Direktur kriminal Umum Polda Kalimantan Barat, Modus operandi yang digunakan para tersangka yaitu menjual para korban melalui aplikasi MICHAT dengan tarif 300 ribu hingga 1 juta rupiah untuk melayani laki-laki hidung belang.

Pengungkapan kasus prostitusi online dan eksploitasi seksual anak di bawah umur ini berhasil diungkap Polda Kalimantan Barat atas kerjasama dengan masyarakat yang memberikan informasi kepada pihak Kepolisian.

Atas kejahatan yang telah dilakukan, para tersangka dijerat undang-undang perlindungan anak dan KUHP tentang prostitusi dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun dan denda maksimal 200 juta rupiah.( Humas Polda Kalbar ).

Publisher/ Editor : Lilik Hidayatullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: