Wujud Nyata Demokrasi Dan Harapan Baru Warga Di Kampung Ceger Jurang Mangu Barat

KOPATAS.NEWS || PONDOK AREN –
Cuaca yang menyelimuti Ceger Jurang Mangu Barat Kecamatan Pondok Aren Kota Tangsel yang tak begitu panas.
Meski demikian hawa adem sedikit terasa menyentuh kulit lantaran kampung ini berlokasi di dataran yang strategis.
Rimbunnya pepohonan yang tumbuh di kawasan ini juga semakin menambah suhu di lingkungan permukiman menjadi teduh, Minggu (26/12/2021),

Sekitar pukul 08.00 WIB, dimulai hajatan di RT 03 RW 11, Puluhan warga berkumpul di halaman depan rumah sederhana milik seorang warga setempat. 

Ya… sebuah pesta demokrasi tengah berlangsung di sini, Unik memang karena tak lazim seperti perhelatan umum lainnya. Tak segempar seperti pemilihan presiden ataupun gubernur, tetapi syarat akan makna.
Warga menggelar pemilihan langsung ketua rukun tetangga (RT) yang dikemas ala pencoblosan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Tersedia tempat pemungutan suara (TPS), sejumlah petugas selayaknya tim Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan bilik suara.

Pemungutan suara juga nyaris tak ada bedanya dengan tata cara pencoblosan pilkada. Satu per satu warga yang telah terdaftar sebagai pemilih mengantre untuk menunjukkan identitas kepada petugas di pintu masuk TPS.
Setelah tercatat, para pemilih dipersilakan duduk untuk menunggu giliran panggilan dari petugas melalui pengeras suara. Petugas memanggil pemilih berdasarkan urutan kedatangan untuk diberikan surat suara. 

Pemilih selanjutnya masuk bilik suara dan mencoblos surat suara yang terlampir gambar pasangan calon ketua RT. Surat suara yang sudah dicoblos dimasukkan ke kotak suara. Pemilih kemudian menuju meja tinta untuk menandai jari dengan tinta.
Sebuah percontohan kecil upaya warga untuk memberi kebebasan terhadap seseorang dalam menentukan sosok pemimpin yang dinilainya patut dijadikan suri tauladan. Mereka berpartisipasi langsung menunjuk pemimpin harapannya.

Sa’at ditemui awak media, Ketua Rt terpilih bang Edoy menyampaikan visi misinya diantara Menjaga kerukunan warga,dg kegiatan positip dan membangun, Melayani dan memberikan pelayanan administratif secara jujur dan tranfaran, Bersama sama menjaga keamanan, kenyaman dan ketertiban lingkungan,” kata Edoy.

“Terima kasih sudah memercayakan saya. Saya akan memegang amanah ini dengan baik, Selama ini warga hidup dinamis dalam kesederhanaan. Selain mengajarkan demokrasi yang baik, pemilihan ketua RT ala pencoblosan pilkada ini adalah wujud kerukunan dan toleransi di desa kami. Meski berbagai macam agama, kami semua saling menyayangi dan mendukung,” terang bapak Humas disalah satu Ormas di Pondok Aren.

(Syarif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: