GRANID, Penggiat Anti Narkoba Peduli Akan Erupsi Gunung Semeru

KOPATAS.NEWS || PONDOK AREN, TANGSEL – Sudah hampir sepekan setelah peristiwa erupsi gunung tertinggi di Jawa Timur,Gunung Semeru tepatnya di Kab.Lumajang.Fakta yang didapat sampai saat ini dari peristiwa alam itu diketahui telah menelan puluhan korban jiwa. 

Rasa kemanusiaan diseluruh pelosok negeripun larut merasakan duka yang mendalam sesama anak bangsa indonesia. 

Berbagai elemen masyarakat yang berada di daerah – daerah lain melakukan satu aksi yaitu gotong royong yang telah menjadi budaya kita selama ini manakala saudara sebangsa dan setanah air mengalami musibah. 

Pantauan dibeberapa titik lokasi Kab.Lamongan terlihat para pengusaha muda,aktivis pergerakan dan musisi atau seniman satu frekuensi andil, berempati menggalang donasi dibeberapa titik lokasi dan dikomunitas yang dinaunginya masing – masing. 
Hingga saat ini, donasi yang digalang  seikhlasnya tersebut sudah terkumpul dan  siap disalurkan kepada masyarakat Lumajang yang menjadi korban erupsi Semeru.
Bahkan, GRANID ( Gerakan Rehabilitasi Anti Narkoba Indonesia ) salah satu organisasi penggiat anti narkoba ikut terjun menjadi relawan dan siap menyalurkan bantuan ke lokasi bencana.

“Ini adalah atas rasa dan semangat yang sama.Rasa kemanusiaan terhadap saudara kita.Sinergi bersama dengan pengusaha lainya, musisi, seniman  gotong royong membantu saudara kita di Lumajang yang tertimpa musibah dari peristiwa erupsi gunung semeru,” ujar Denni atau biasa disapa Om Bintang kepada awak media,Kamis (9/12). 

Galang donasi dengan sistim kolaborasi tersebut sudah dilalukan selama sepekan.Posko yang didirikan juga menerima berbagai bantuan yang tidak hanya dalam bentuk uang, namun kebutuhan pangan dan minuman juga ditampung. 

“Inisiatif kami mendirikan Posko ini untuk memudahkan masyarakat umum yang ingin dengan ikhlas menyalurkan sebagian dari penghasilanya untuk saling membantu ke mereka yang tertimpa musibah.Selama sepekan kedepan, Kami mengajak kepada warga untuk berdonasi dalam bentuk nominal uang dan kebutuhan pokok,” terang Om Bintang yang merupakan Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Granid.

Om Bintang menambahkan,sinergi bersama anak – anak bangsa dari segala elemen seperti ini harus terus kita rawat.Sebab, itu sudah mengakar dan menjadi budaya bangsa kita. “Semoga apa yang sudah kita lakukan bersama secara internal dan eksternal ini mampu menjadi keberkahan tersendiri antar sesama,baik bagi para dermawan dan yang tertimpa musibah,” imbuhnya. 

Sementara itu, Para relawan SSY ( Saya Sahabat Yatim ) yang bergerak cepat dalam membantu para korban. Alhasil, nominal donasi yang sudah terkumpul mencapai puluhan juta rupiah.
Donasi yang sudah terkumpul tersebut akan dikirimkan bersama – sama ke Posko Lumajang.”Alhamdulillah, aksi sahabat – sahabat SSY ini direspon positif oleh masyarakat.Itu artinya kami diberikan kepercayaan oleh masyarakat akan amanah yang harus disalurkan.Sampai saat ini kita masih membuka bagi siapapun masyarakat yang ingin menggunakan hartanya untuk membantu saudara kita yang mengalami musibah,” ungkap Ketua SSY Om Tisna. 

Tisna menjelaskan,kami juga terus melakukan aksi ini hingga beberapa hari kedepan.
“Semoga hal kecil yang kita lalukan ini dapat bermanfaat bagi sesama dan tentunya  salah satu pengamalan kita sebagai relawan,” jelasnya.

(Syarif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: