Bersama BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Perak, Kita Siapkan Guru yang Sehat untuk Mencetak Generasi Emas Unggul dan Berkarakter “Hari ke – 686

KOPATAS.NEWS |Surabaya, Jatim – 30/11/2021, Dalam menekuni dunia profesi guru tidak hanya mampu mengandalkan kemampuan mengajar saja, akan tetapi guru idealnya memiliki kepribadian luhur, bermartabat, berwibawa, kharismatik, memiliki daya magnet bagi peserta didik sehingga peserta didik bisa menemukan sosok orang tua kedua yang menyejukkan,

memberikan keteladanan bagi peserta didik dan bisa bermanfaat bagi manusia lainnya. Guru memiliki peran yang sangat penting untuk peningkatan kealitas mutu pendidikan, karena guru merupakan barometer suatu lembaga pendidikan, tanpa memilki kepribadian yang mantap, berkarakter, memadai dan kompeten dibidang profesi tersebut, maka semua pihak dalam lembaga didalamnya akan terkena dampaknya, terutama pada peserta didik. Oleh sebab itu guru harus mempunya pribadi yang baik, kompetensi yang unggul dan profesionalisme agar mampu meningkatkan mutu pendidikan, karena guru yang memiliki kepribadian yang baik, berkompeten, keteladanan yang baik dan profesionalisme dapat menjadi modal agar guru dapat melaksanakan amanah profesinya secara baik dan benar, sehingga lembaga pendidikan yang diharapkan adalah mampu merubah dunia pendidikan menjadi dunia pendidikan yang lebih baik.

Kosa kata guru berasal dari kosakata yang sama dalam bahasa india yang artinya orang yang mengajarkan tentang kelepasan dari kesengsaraan.

Sementara guru dalam bahasa jawa adalah menunjuk pada seorang yang harus digugu dan ditiru oleh semua murid dan seluruh masyarakatnya.

Maksud digugu adalah segala sesuatu yang disampaikan olehnya senantiasa dipercaya dan diyakini sebagai kebenaran oleh semua murid. Sedangkan Maksudnya ditiru artinya seorang guru harus menjadi suri tauladan bagi semua muridnya. Dalam Bahasa Arab guru dinamakan dengan muallim, mudarris, murabbi, al-muaddib dan al-ustad yaitu orang yang bertugas memberikan ilmu dalam majlis ta’lim unutk mengembangkan aspek spiritualitas manusia. Guru hadir untuk mengabdikan diri kepada unat manusia. Untuk itu negara mendidik generasinya yang memerlukan pembinaan dan bimbingan melalui peran guru. Guru dan peserta didik adalah dua sosok yang todak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan.

Meskipun pada zaman sekarang guru bisa diakili oleh media pendidikan seperti E-Learning atau lainnya, kehadiran gugu tetap menjadi pokok yang tidak bisa digantikan atau ditiadakan.
Keduanya saling melengkapi adakalanya peserta didik belajar dari guru dan adakalanya guru yang belajar dari peserta didik.

Maka dari itu guru tetap menjadi guru sepanjang waktu, tidak ada istilah mantan guru, bekas guru dan mantan murid atau bekas murid, meskipun mereka telah lulus dan melanjutkan di sekolah yang berbeda.

Memperbaiki Pendidikan dari kepribadian Guru Menurut Theodore M. Newcomb diartikan sebagai oragnisasi sikap-sikap (predispositions) yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap prilaku. Kepribadian menunjuk pada organisasi sikap-sikap seseorang utnuk berbuat, mengetahui, berfikir dan merasakan khususnya dalam sikapnya kepada orang lain, karena kepribadian merupakan abstrak individu dan kelakuannya sebagaimana halnya dengan masyarakat dan kebudayaan. Dalam upaya memperbaiki pendidikan dapat di lakukan dengan perbaikan pribadi guru. Dalam artiannya yang luas yaitu guru dalam lembaga formal sekolah atau madrasah dan perguruan tinggi. Adapaun guru dalam lembaga non formal adalah keluarga dan masyarakat. Pemaknaan seperti ini akan mencakup unsur pendidikan yang disebut dengan tripusat pendidikan dan cara mencari jalan tengah tanpa berpihak pada siapa yang salah dalam mempersiapkan generasi bangsa ini apakah guru, orang tua, tokoh masyarakat dan pemerintah. Mengapa kepribadian guru? Karena setiap orang yang akan melaksanakan tugas mulia sebagai guru harus memiliki kepribadian utama yang baik.

Sebab guru adalah seorang yang dicintai, dihormati, disegani dan diteladani oleh murid-muridnya
Mulai dari penampilannya sampai prilaku kesehariannya dalam mengajar menjadi cerminan bagi peserta didik.
Untuk itu seorang guru harus tabah dan mengetahui bagaimana cara menyelesaikan berbagai kesulitan dan masalah yang dihadapimya.

Berdasarkan buku “Beginilah Seharusnya Menjadi Guru” terdapat beberapa kriteria menjadi guru yang baik yaitu:

  1. Mengikhlaskan ilmu untuk Allah
    Ini adalah sebuah perkara agung yang banyak dilalaikan oleh banyak pengajar dan pendidik yaitu membangun dan menanamkan prinsip mengikhlaskan ilmu dan amalnya untuk Allah. Hal ini banyak tidak dipahami oleh orang banyak, disebabkan jauhnya mereka dari manhaj Rabbani. “Demi Allah, berapa ilmu yang bermanfaat dan amalan-amalan yang mulia untuk ummat, namun pemiliknya tidak mendapatkan manfaat sedikitpun dan hilang begitu saja bagaikan debu yang beterbangan seiring dengan hembusan angin. Yang demikian itu disebabkan karena mereka tidak mengikhlaskan ilmu dan amal mereka di jalan Allah.
  2. Jujur
    Sifat jujur adalah mahkota diatas kepala seorang guru atau pengajar. Jika sifat tersebut hilang
    akan hilang pula kepercayaan manusia akan ilmu nya dan pengetahuan-pengetahuan yang disampaikan kepada mereka, karena anak didik pada umumnya akan menerima setiap yang dilakukan oleh gurunya. Sehingga jika anak didik menemukan kedustaan pada gurunya secara otomatis akan menjadikannya jatuh dihadapan anak didik nya
  3. Serasi antara ucapan dan perbuatan
    Allah berfirman: Artinya: Amat besar kebencian disisi Allah, bahwa kalian mengatakan apa-apa yang kalian tidak kerjakan. Tidak pantas bagi seorang panutan terlebih seorang yang beriman hanya menyuruh tentang kebaikan dan melarang tentang keburukan namun dia sendiri tidak melakukan nya. Seyogyanya bagi seseorang yang memerintahkan kebaikan agar menjadi orang yang pertama kali atau pelopor untuk bersegera melakukannya dan orang-orang yang melarang keburukan menjadi orang yang paling jauh darinya.
  4. Bersikap adil dan tidak berat sebelah
    Allah berfirman: QS. An-nahl : 90
    Dalam ayat tersebut Allah memerintahkan bersikap adil dan mewajibkan atas setiap hambanya. Adil yang diperintah oleh allah adalah adil didalam Hak Nya, dan kepada sesama makhluk. Adil yang dimaksud adalah memberikan hak seseorang sesuai kadarnya. Dengan demikian seorang guru harus bersikap adil kepada anak didiknya sesuai dengan hak-hak mereka.
  5. Berakhlak mulia dan terpuji
    Tidak diragukan bahwa tutur kata yang bagus dan perilaku yang baik mampu memberikan pengaruh terhadap jiwa seseorang, membuat hati menjadi tenang, dapat menghilangkan dengki dan dendam. Begitu juga raut wajah yang tampak dari pengajar, mampu menciptakan umpan balik positif pada siswa, karena wajah yang riang dan berseri merupakan sesuatu yang disenangi oleh jiwa.Selain kepribadian diatas beberapa kepribadian lain yang sangat menunjang
  6. Sabar dan Ulet
    Kesabaran merupakan syarat yang sangat diperlukan, apabila pekerjaan guru dalam melakukan tugas mendidik maupun dalam menanti hasil jerih payahnya. Sangat sulit jika guru ingin lekas menikmati hasil jerih payahnya dalam jangka waktu dekat. Seperti hasil hukumannya atau nasihatnya yang diberikan kepada seorang anak didik maka hasilnya terkadang akan terlihat dalam waktu yang lama. Sabar dan ulet merupakan sifat guru yang semestinya dimiliki oleh seorang guru dalam melaksanakan tugas yang mulia yaitu dalam mengemban amanah, tantangan-tantanagn dari dalam jiwa dan peserta didik, melaksanakan tugas lembaga serta berbagai kebijakan dalam menjalankan profesinya sebagai guru. Disini guru dituntut harus ulet dan tekun untuk bisa meningkatkan kualitas dan kompetensinya sebagai guru dengan penuh kesabaran agar tetap melakuan pengembangan kemampuan yang lebih luas yaitu dengan meningkatkan SDM guru itu sendiri.
  7. Responsip terhadap perubahan dan kemajuan
    Sikap dan prilaku seorang guru merupakan salah satu agen dari perubahan dalam pendidikan, karena ditangan guru itulah siswa akan ditentukan perubahannya baik pengembangan secara kondisi psychis maupun kualitas suatu keilmuan. Di era serba globalisasi saat ini guru dituntut untuk lebih bisa pro aktif atau sensitif akan kemajuan pengetahuan melalui via media elektronik, media masa, workshop atau latihan-latihan tertentu yang bisa membantu meningkatkan kemampuannya sesuai dengan bidang yang digeluti
  8. rasional dan logis
    Guru adalah orang dewasa yang bertanggung jawab dalam memberikan perkembangan anak didik kearah kemajuan dalam perkembangan secara jasmani dan rohani agar mencapai kedewasaan yang mandiri. Dalam mencetak anak didik guru dituntuk untuk bisa mendewasakan anak didik yaitu dengan memiliki kemampuan dalam berfikir, lebih kreatif atau produktif. Ketika mengarahkan dan membina murid-muridnya guru harus dengan penuh rasional dan logis termasuk dalam kegiatan proses belajar mengajar, begitu pula dalam pola fikir sehari-harinya harus disikapi dengan argumentasi yang mudah diterima oleh siswa, enak didengar, mudah dicerna arah pemikirannya termasuk ketika menyikapi suatu masalah tertentu sehingga yang mendengarnya merasa puas dan penuh kemantapan.
  9. Humoris
    Menjadi guru tidak selamanya harus bersikap terlalu menjaga diri atau menjaga jarak dengan menutup diri baik dengan sesama guru atau dengan siswanya sendiri. Seorang guru hendaknya memliki sifat suka tertawa dan suka memberi kesempatan tertawa kepada murid-muridnya . Sifat ini banyak memiliki makna yang mempunyai banyak faedah bagi para guru, antara lain ia akan dapat terus memikat perhatian anak-anak pada saat pembelajaran, menghilangkan rasa bosan dan rasa lelah pada saat pembelajaran
    Dalam mempersiapkan Guru yang hebat dan Guru yang sehat dalam Mencerdaskan Generasi Emas Unggul ,

MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Pada Hari Selasa 30/11/2021 Mengadakan Acara SOSIALISASI BPJS Ketenaga Kerjaan di Aula Hasan AL BANNA SMP AL-IRSYAD Surabaya ,

Dalam sambutannya Penulis yang Juga Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Juga Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah Tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pendidikan RISTEK Dan Teknologi Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Peningkatan Kepatuhan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan Tanggal 18 November 2021 Dan Surat Dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Nomor 560/11515/436.7.8/2021 Tanggal 5 November 2021 Tentang Penyampaian Surat Pernyataan Telah memenuhi ketentuan Kepesertaan Program BPJS Ketenaga Kerjaan , Dimana MKKS SMP Swasta Surabaya Utara sangat gerak cepat menyikapi Surat Edaran tersebut Dari Kementerian tersebut , Apalagi di Surat Edaran tersebut tentang Pra Syarat BPJS Ketenagakerjaan untuk AKREDITASI Dan IZIN Operasional , Sehingga Acara Pagi ini bisa terlaksana .

Dalam kesempatan ini Mas ALFIAN Perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Surabaya TANJUNG Perak Menjelaskan secara Detail tentang Program BPJS Ketenagakerjaan tersebut kepada Bapak / Ibu Kepala SMP Swasta Surabaya Utara dan Bendahara Mulai Dari Iuran yang di bayarkan serta Apa saja FASILITAS Yang di dapat dari keikut sertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut MAS ALFIAN Juga Membawakan FORMULIR Pendaftaran BPJS Tersebut bagi Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Dan Bendahara.
Dalam kesempatan tersebut Bapak / Ibu Kepala SMP Swasta Surabaya Utara dan Bendahara sangat antusias dalam kegiatan tersebut bahkan Banyak yang bertanya kepada Mas ALFIAN Tersebut ,

Dalam kesempatan tersebut juga turut Hadir Ibu IKE INAYUMIKI ,S.E , M.Si Selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surabaya juga ikut membantu menjawab pertanyaan Bapak / Ibu Kepala SMP Swasta Surabaya Utara dan Bendahara SMP Swasta Surabaya Utara Tersebut.

Di Kesempatan Ini Ibu IKE INAYUMIKI ,S.E , M.Si Selaku mewakili Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya sangat mengapresiasi Program kegiatan yang telah diadakan MKKS SMP Swasta Surabaya Utara ini yang langsung GERCEP Dalam menyikapi Surat Edaran dari Kementerian tersebut , Bahkan MKKS SMP Swasta Surabaya Utara adalah yang utama dan PALING Utama dalam kegiatan SOSIALISASI BPJS Ketenagakerjaan tersebut Dimana SMP Swasta Dan SD Swasta Wilayah lain belum ada yang melakukan Sosialisasi tersebut ,

Dinas Pendidikan Kota Surabaya sangat Mengapreasi kegiatan pada Pagi hari ini . Kata IKE INAYUMIKI ,S.E , M.Si tersebut
Ibu IKE INAYUMIKI ,S.E , M.Si juga menyampaikan kepada Bapak / Ibu Kepala SMP Swasta Surabaya Agar Siswa / Siswi nya Pada saat Jam Pulang jangan sampai Masih Cangkruk atau berada di mana – mana karena di temukan masih banyak pelajar Surabaya yang Pulang Sekolah tidak langsung Pulang tapi masih Jajan dan Keliling , Makanya Ibu IKE Meminta agar Kepala SMP Swasta Surabaya Utara bisa menyanpaikan kepada Bapak / Ibu WALI MURID Di Sekolah Nya Untuk sama – sama mengawasi Putra / Putrinya
Kesempatan yang baik dan Penulis menghaturkan Banyak Terimakasih Kepada BPJS Ketenagakerjaan Semoga Guru – Guru SMP Swasta Surabaya Utara Dan Keluarga Nya Sehat Lahir Bathin , Sehingga Aman Dan Nyaman Dalam Mencerdaskan GENERASI EMAS UNGGUL Yang Berkarakter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: