Asosiasi Seniman Perkuat Akar Bangkit Pergerakan di RAPIMNAS LSM LIRA

Kopatas.news||Solo-Asosiasi Seniman LIRA Indonesia “ASLI” jawa timur turut berpartisipasi dalam gelaran rapat pimpinan nasional “RAPIMNAS” Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung informasi rakyat “LSM LIRA” pada 26-27 november 2021 di hotel the sultan solo.

Ketua ASLI JATIM Abdoel Semut mengatakan, bahwa kehadirannya bersama anggota seniman adalah dalam rangka menyuarakan gagasan dan program yang akan disampaikan kepada DPP LSM LIRA terkait upaya pelestarian budaya dan penguatan perekonomian para seniman.

“Ini adalah momentum yang bagus, dimana semua unsur LSM LIRA hadir di solo untuk merumuskan kebijakan dalam rangka penguatan roda organisasi, jelas pria yang akrab dipanggil kang Semut itu”.

“Selain menyampaiakan gagasan dan programnya di depan presiden LSM LIRA Jusuf Rizal dan peserta RAPIMNAS, Semut juga menyampaiakan orasinya tentang penguatan seniman sebagai “akar bangkit” gerakan sosial untuk menjawab tantangan di tengah masyarakat.
“Bahwa seniman berada di garis terbawah “akar rumput” untuk menopang pergerakan kemasyarakatan lewat jalur seni dan kebudayaan yang mudah diterima oleh masyarakat, kata semut dalam orasinya”.

“Dia menambahkan, seniman mempunyai jiwa dan rasa untuk mengharmonisasi gerakan kebangsaan dibalit dengan kreatifitas tanpa batas sebagai senjata pamungkas untuk menghantam ketidakadilan ditengah masyarakat”.

“Jika pergerakan LIRA ingin mengakar ke lapisan bawah masyarakat, maka bahasa kerakyatan yang membumi dan tepat sasaran harus disuarakan dengan pendekatan seni dan kebudayaan, lanjut Semut”.

“Pasalnya, gerakan kawan-kawan LIRA sudah sangat kuat di jalur advokasi dengan melibatkan hukum sebagai instrument penting selama ini. Namun kenyataannya rakyat lapisan bawah cenderung lebih cepat menerima pesan pergerakan lewat Bahasa visual, kesenian, kebudayaan, dan hal tersebut identic dengan para seniman, imbuhnya”.

“Dalam forum ini, saya juga memohon kepada dulur-dulur untuk mulai merangkul dan menghimpun para seniman yang ada di daerah masing-masing untuk dimasukkan dalam wadah ASLI, harap Semut kepadapara gubernur dan bupati/walikota LSM LIRA se Indonesia yang hadir pada RAPIMNAS”.

“Kedepannya, ASLI akan terus melihat, mendengar, dan berbuat dalam dimensi seni dan budaya dalam mengisi nafas pergerakan demi menjaga nilai luhur perjuangan para leluhur yang sudah menancapkan tonggak sejarah peradaban nusantara jaya, pungkas youtuber yang membahas kesenian dan kebudayaan di kanal SABDA AKSARA channel yang berlogo paying jowo songsong itu”.
Sementara itu, presiden LSM LIRA Jusuf Rizal meminta ASLI untuk terus menyuarakan aspirasi dan memfokuskan gerakan ASLI di jawa timur terlebih dahulu sebagai penguatan basis pergerakan para seniman, katanya kepada awak media disela-sela acara RAPIMNAS”.

“Jusuf Rizal juga menyinggung, sebetulnya dirinya juga sudah mengajak para seniman ibukota untuk membuat satu gerakan yang menaungi para seniman. Namun, kemurnian mereka terhadap dunia pergerakan berbasis seni dan budaya masih kurang konsisten”.
“Pihaknya pun berharap, semoga gerakan para seniman untuk menjaga nilai luhur kebudayan dapat segera bangkit atas motor para seniman ASLI di jawa timur, pungkas Jusuf Rizal”.

Dari hasil RAPIMNAS LSM LIRA di Solo, terdapat enam poin hasil kesepakatan, diantaranya yakni :

  1. Bahwa LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) mendukung pemerintahan Jokowi-KH. Ma’ruf Amin dalam pembangunan di berbagai sektor untuk keadilan, transparansi pengelolaan negara serta kesejahteraan rakyat secara Profesional, Kritis, Konstruktif dan Independen.
  2. Bahwa LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) selaku mitra Kepolisian, Kejaksaan dan KPK dalam pemberantasan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) akan senantiasa ikut membantu, melaporkan, mengawal dan mengawasi terhadap setiap tindak penyalahgunaan wewenang (Abuse of Power) mulai dari pusat hingga desa guna mendorong pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
  3. Bahwa LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dalam menghadapi Pemilu 2024 akan ikut ambil bagian dalam pengawasan pelaksanaan Pimilu Legislatif dan Pemilu Presiden, sebagai Satgas Pemantau Pemilu Independen.
  4. Bahwa LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) menjadikan platform media sosial, media online maupun media konvensional lainnya dalam melakukan pengawasan serta mendorong program Satu Desa Satu Wartawan sebagai mata dan telinga.
  5. Bahwa LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) mendorong peningkatan SDM anggota dan pemuda sebagai lokomotif pembangunan ekonomi, koperasi maupun ekonomi syariah guna terciptanya kemandirian, organisasi yang revolusioner visioner maupun, tangguh serta senantiasa mampu mengikuti perubahan di era revolusi industri.
  6. Mendorong pembentukan Federasi Serikat Pekerja Disabilitas Indonesia (FSPDI), Sadekah Bangsa, Pengembangan Ekonomi Syariah, membentuk Rumah Perisai BPJS Ketenagakerjaan maupun program lain untuk menggerakkan berbagai potensi guna memajukan kemandirian secara organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: