Bakar Stigma Negatif Novel Beri Tanggapan Soal Aroma Korupsi Terhadap Anies Baswedan

Bakar Stigma Negatif Novel Beri Tanggapan Soal Aroma Korupsi Terhadap Anies Baswedan

kopatas.news II Jakarta Bila dibiarkan makin meruncing, muncul beragam stigma negatf mungkin sudah menjadi santapan sehari-hari penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Sejumlah pihak bahkan menyebutnya taliban, mendominasi penyidikan, hingga melindungi sepupunya, Anies Baswedan.

Pasalnya, sebuah isu dugaan korupsi kini tengah berhembus menyeret nama sepupunya yang merupakan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Novel memang tidak menjelaskan kebenaran ada atau tidaknya pengaduan resmi terkait isu tersebut.

Namun jika ada,” tegas Novel, maka dia tidak akan bisa turut menangani perkara tersebut.

“Saya harus mengatakan diri saya conflict of interest”. Sudah tentu sehingga tidak boleh menangani,” paparnya, Rabu (19/5).

Novel menegaskan, hal tersebut bukan berarti ketidakmampuan dalam mengendalikan integritas. Namun justru dalam rangka menjaga integritas itu sendiri.

Lebih lanjut, Novel turut menjelaskan bahwa pola kerja di KPK berlapis dengan penuh integritas serta tanpa intervensi.

Novel menyebutkan, di sana ada direktorat pengaduan, penyelidikan, penyidikan, penuntutan, serta lain sebagainya.

Menurutnya, untuk meningkatkan hasil penyelidikan menjadi penyidikan harus melalui mekanisme expose.

Dalam forum yang terbuka dan penuh perdebatan itu, akan hadir satgas penyidikan, penuntutan, para direktur, deputi, hingga pimpinan KPK.

Dia menyatakan, sebagai penyidik, baru bisa turun setelah penyelidik sudah mulai bekerja.

Namun, saat mereka sedang bekerja, penyidik tidak bisa mengatakan untuk maju atau mundur, berhenti, dan lain-lain.

Sehingga menurut Novel, jika ada yang menuding adanya pengaturan dan lain sebagainya. Maka hal itu hanya khayalan belaka, seperti dilansir detiknews.(**)

(Red 01/PU)


 124 total views,  4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published.