TMMD Disini Bukan Hanya Membangun Infrastruktur Semata, Melainkan Mewujudkan Pembinaan Teritorial (Binter)

TMMD Disini Bukan Hanya Membangun Infrastruktur Semata, Melainkan Mewujudkan Pembinaan Teritorial (Binter)

kopatas.news || Sumatera Barat – Program lintas sektoral TMMD 110 Tahun 2021 yang diselenggarakan Kodim 0308/Pariaman di wilayah terilosir Nagari Salibutan Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat (Sumbar) dengan tema “Sinergi Membangun Negeri”, merupakan kepedulian TNI AD kepada masyarakat.

Dalam kegiatan rutin program Komando Atas tersebut, Kodim Pariaman membangun infrastruktur utama yakni pembangunan dan pembukaan jalan sejauh 2500 meter dengan lebar 6 meter. Meskipun harus membelah bukit dan menelusuri hutan belantara, personel Satgas TMMD tidak mengenal pantang menyerah. Dengan berbekal keahlian dan pengalaman personel Satgas dibantu warga sejak Pra -berakhirnya TMMD 110 pada 31 Maret lalu terus berupaya menuntaskan pembangunan jalan.

Dalam kegiatan ini, meskiounn cuaca panas menyengat tubuh,warga masyarakat sangat antusias membantu personel Satgas demi menuntaskan pembuatan jalan tersebut “Setiap hari warga masyarakat berbondong- bondong membantu TNI dalam Program TMMD yang ke 110 ini agar sejumlah sasaran fisik yang di kerjakan cepat terselesaikan,khususnya pembangunan jalan “sebut Dansatgas Letkol Czi Titan Jatmiko. Lanjut dijelaskannya bahwa pembukaan jalan sepanjang 2500 meter yang dibuat dalam kegiatan TMMD telah terbuka, dan sekarang hasilnya sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. “Meskipun dengan waktu yang terbatas dan keterhambatan kerja karena cuaca yang tidak mendukung tidak menjadi alasan, semangat yang tinggi dan saling bekerja sama akhirnya pekerjaan prmbuatan jalan tuntas tepat waktu, “sebut Dansatgas.

Masih kata Dansatgas, dengan tuntasnya pembuatan jalan maka masyarakat akan lebih cepat dan gampang untuk menjual hasil pertaniannya. “TMMD disini bukan hanya membangun infrastruktur semata, melainkan mewujudkan pembinaan teritorial (Binter) dan pembinaan ketahanan wilayah (Bintahwil) dengan non fisiknya, “ungkap Dansatgas.

“Alhamdulilah sekarang kami warga disinu sudah lancar menjual hasil pertanian dan mengantar anak sekolah, sebelumnya kami harus keliling jauh mengantar anak sekolah dan menjual hasil tani, sekarang hanya 15 menit sudah bisa antar anak sekolah, “ungkap Ibu Yuni. (Dim0308)

 59 total views,  1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published.