Tas Birkin dalam Kotak Layak Hutang Seumur Hidup

Salah satu yang sering disinggung adalah Hermes Birkin. Lantas apa yang membedakan Hermes Birkin dengan jenis Hermes lainnya? Apa yang membuatnya bertahan menjadi salah satu tas termahal di dunia saat ini?

Hermes Birkin telah lama menjadi simbol dari status kelas atas. Selain harganya yang mencapai ratusan juta rupiah untuk satu buah tasnya, Hermes Birkin hanya dijual di toko-toko Hermes resmi tertentu. Selain itu tidak bisa sembarang orang membeli tas tersebut, melainkan untuk orang-orang yang telah terdaftar sebagai pelanggan VIP.

Berdasarkan penelitian dari penjual barang bekas online, Bag Hunter, nilai Hermes Birkin telah meningkat lebih dari 500% dalam 35 tahun terakhir. Sehingga tas ini dianggap mempunyai nilai investasi yang lebih baik ketimbang pasar saham. Nilai dari Hermes Birkin bahkan diperkirakan akan naik kembali sebanyak dua kali lipat dalam 10 tahun ke depan.

Bagi Anda yang berminat untuk investasi Hermes Birkin, berikut beberapa hal yang mungkin belum Anda ketahui tentang tas mahal yang favorit sosialita Eropa yang dikumpulkan tim Liputan6.com, Kamis (21/1/2016).

Asal Nama Birkin

Jane Mallory Birkin adalah seorang ikon fashion ternama kelahiran Inggris yang menetap di Prancis. Pada tahun 1981, secara tidak sengaja Birkin duduk bersebelahan dengan CEO Hermes, Jean Louis Dumas di dalam pesawat dalam perjalanan dari Paris menuju London.

Saat itu, Birkin yang sedang memakai tas Hermes Kelly tidak sengaja menjatuhkan semua barang yang ada di dalam tasnya. Ia mengeluhkan ketidakpraktisan tas Hermes Kelly yang tidak mampu memuat banyak barang. Saat itu juga desain tas Hermes Birkin dibuat di atas sebuah kantung kertas muntah oleh CEO Hermes. Sampai sekarang kisah ini masih menjadi legenda di dunia fashion.

 11 total views,  1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published.